
Kalau ngomongin hewan yang bisa berubah bentuk dalam waktu super singkat, salah satu jagoannya ternyata adalah teripang atau sea cucumber. Namanya memang terdengar seperti hewan yang cuma rebahan di dasar laut, tapi jangan salah. Hewan laut ini punya kemampuan mengubah kondisi tubuhnya dengan sangat cepat, bahkan jaringan tubuhnya bisa berubah dari lunak menjadi lebih kaku hanya dalam hitungan detik. Kemampuan aneh ini sudah lama bikin peneliti penasaran karena mekanismenya cukup berbeda dari jaringan tubuh kebanyakan hewan.
Beberapa fakta unik tentang kemampuan teripang mengubah tubuhnya:
- Jaringannya bisa “ganti mode”. Teripang mempunyai mutable collagenous tissue atau jaringan kolagen yang sifat mekaniknya bisa berubah dengan cepat. Jadi, bukan berarti tulangnya berpindah atau tubuhnya berubah seperti efek CGI, tetapi jaringan penghubungnya dapat menjadi lebih lunak atau lebih kaku sesuai kondisi.
- Bisa berubah dalam hitungan detik. Pada kelompok echinoderm seperti teripang dan bintang laut, perubahan sifat mekanik jaringan dapat berlangsung sangat cepat, bahkan kurang dari satu detik pada kondisi tertentu.
- Sistem saraf ikut mengatur perubahan tersebut. Jaringan kolagen khusus ini dikendalikan melalui mekanisme saraf yang memengaruhi sel-sel tertentu di dalam jaringan, sehingga tubuh dapat berpindah dari kondisi relatif lunak ke lebih kaku.
- Bentuk tubuhnya bisa berubah saat menghadapi ancaman. Beberapa teripang mampu berkontraksi atau memanjang sebagai bagian dari respons terhadap predator. Perubahan bentuk tersebut membantu mereka melakukan strategi melarikan diri dari situasi berbahaya.
- Ada spesies yang bahkan bisa mengubah daya apung. Penelitian menemukan beberapa teripang dapat meningkatkan rasio air terhadap tubuh secara drastis hingga sekitar 740 persen, membuat tubuhnya membesar dan terlepas dari dasar laut untuk membantu berpindah tempat.
Yang bikin fenomena ini makin mind-blowing adalah cara kerja jaringan tersebut. Pada manusia dan sebagian besar hewan, jaringan kolagen seperti tendon atau kulit tidak bisa tiba-tiba berubah sifat mekaniknya hanya karena mendapat rangsangan dalam beberapa detik. Sementara pada teripang, struktur kolagennya memiliki semacam “sistem pengatur mekanis” yang membuat jaringan bisa berubah keadaan dengan cepat. Ketika tubuh perlu lebih kuat, jaringan dapat menjadi kaku. Ketika membutuhkan fleksibilitas, jaringan tersebut dapat kembali lebih lunak. Peneliti menemukan bahwa perubahan ini berkaitan dengan perubahan pada matriks seperti gel yang berada di antara serat-serat kolagen.
Dan ternyata kemampuan mengubah bentuk secara cepat bukan cuma milik teripang. Gurita juga punya kemampuan ekstrem untuk mengubah tampilan tubuhnya dalam waktu sangat singkat. Kulitnya dikendalikan secara langsung oleh sistem saraf melalui organ bernama chromatophore, sehingga pola warna dan tampilannya dapat berubah dalam hitungan milidetik hingga beberapa detik. Bahkan penelitian mencatat perubahan pola tubuh gurita rata-rata bisa terjadi hampir tiga kali per menit ketika sedang mencari makan.
Jadi, kalau selama ini teripang terlihat seperti hewan laut yang “biasa saja”, faktanya justru cukup gila. Tubuhnya punya mekanisme biologis yang memungkinkan jaringan berubah sifat dengan sangat cepat. Bukan transformasi ala film superhero, tetapi sistem alami yang jauh lebih keren karena benar-benar bekerja berdasarkan kontrol biologis.